Tips Cara Mengatasi Rasa Haus Saat Berpuasa

Tips Cara Mengatasi Rasa Haus Saat Berpuasa
Menunggu Buka Puasa | Foto : Ubidate.com 

Ubidate.com - Bagi mereka mungkin mengalami kesulitan dalam menahan rasa haus selama berpuasa dibandingkan dengan rasa lapar. Rasa haus dapat mengganggu pelaksanaan ibadah puasa karena dapat menyebabkan kelelahan dan sakit kepala. 

Menerapkan ibadah puasa pada cuaca yang panas dapat menyebabkan rasa kering di mulut dan tenggorokan. Terlebih lagi di siang hari, kehausan juga bisa menjadi pengalaman yang lazim terjadi. Fenomena ini mungkin terjadi karena selama berpuasa, Anda tidak diizinkan untuk mengonsumsi makanan atau minuman, yang mengakibatkan potensi dehidrasi atau kekurangan cairan.

Beberapa faktor dapat menimbulkan rasa haus hingga tak tertahankan. Selain aktivitas yang memakan banyak cairan dan cuaca yang panas dengan tingkat kelembaban yang tinggi, makanan yang dikonsumsi saat sahur juga dapat mempengaruhi tingkat kehausan saat menjalankan ibadah puasa.

Permasalahan tersebut sebenarnya dapat diatasi dengan cara memilih makanan dan minuman yang tepat selama sahur dan berbuka puasa. Kemungkinan besar, jika Anda mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak tepat saat berbuka puasa, Anda cenderung lebih mudah merasa haus dan lapar.

Sekali lagi, memperhatikan pola makan saat menjalankan ibadah puasa sangat penting untuk kesehatan tubuh Anda. Disarankan untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang dapat membantu mengatasi rasa haus selama bulan Ramadan.

Bagaimana Mengatasi Rasa haus ketika puasa?

Menjaga suhu tubuh agar tetap normal dapat membantu mengurangi rasa haus, terutama bila Anda melakukan banyak aktivitas di luar ruangan. Apabila suhu tubuh Anda meningkat, salah satu metode yang efektif untuk menurunkannya ialah dengan mandi atau berendam menggunakan air dingin.

Pastikan suhu air yang digunakan cukup sejuk, bukan terlalu dingin. Idealnya, suhu air yang digunakan harus di bawah suhu tubuh. Jika suhu air terlalu dingin, tubuh Anda akan merespons dengan memproduksi panas guna menghangatkan tubuh setelah mandi atau berendam.

Bagi mereka yang menggunakan sepeda motor untuk berangkat ke kantor dan harus menghadapi kemacetan yang lama, akan merasakan kelelahan dan kehausan saat tiba di kantor. Untuk mengatasi hal tersebut, setelah tiba di kantor, Anda dapat mencoba mengompres leher dan pergelangan tangan dengan menggunakan handuk tipis yang sudah diberi es batu selama kurang lebih dua menit. Kedua titik nadi tersebut dapat Anda stimulasi kapan saja sepanjang hari.

Mengompres titik nadi dengan handuk dingin dapat membantu mendinginkan tubuh karena titik nadi adalah area di mana pembuluh darah berada dekat dengan permukaan kulit, sehingga dapat mentransfer dingin ke dalam tubuh. 

Selain itu, handuk dingin tersebut juga dapat ditempatkan di dekat pangkal kepala dan leher yang dicelupkan ke dalam air yang sejuk selama kurang lebih 5-10 menit. Lokasi tersebut memiliki banyak pembuluh darah yang berada dekat dengan permukaan kulit sehingga dapat membantu menenangkan tubuh dengan cepat.

Cara untuk mencegah rasa haus selama berpuasa

Untuk memastikan ibadah puasa berjalan lancar dan terus konsentrasi hingga takbir terdengar, ada beberapa saran yang dapat dicoba untuk mengatasi rasa haus selama berpuasa. Berikut ini adalah beberapa tipsnya.

1. Perbanyak minum air putih ketika sahur

Disarankan untuk meningkatkan konsumsi air putih dari waktu berbuka hingga menjelang imsak. Dengan cara ini, tubuh Anda akan terhidrasi dengan baik selama menjalankan puasa. Untuk memudahkan akses, Anda dapat menyiapkan air minum dalam botol sebelum tidur dan meminumnya saat terbangun di tengah malam.

Sebaiknya Anda meminum satu atau dua cangkir air putih setiap satu jam untuk mencegah rasa haus selama menjalankan ibadah puasa.

2. Meningkatkan Konsumsi Buah-buahan Selama Puasa

Salah satu strategi sederhana untuk mengatasi rasa haus saat berpuasa adalah dengan mengonsumsi buah-buahan secara cukup. Tak hanya air putih, kebutuhan cairan dapat terpenuhi dari asupan buah-buahan.

Buah-buahan seperti semangka, stroberi, anggur, dan melon mengandung kadar air sekitar 90-92%. Sedangkan buah persik, rasberi, nanas, aprikot, dan blueberi mengandung kadar air sekitar 85-89%. Buah-buahan tersebut bisa dinikmati dalam keadaan segar, dibekukan, atau dijadikan jus, dan sangat cocok untuk dikonsumsi saat sahur. Selain itu, bisa juga dicampurkan untuk membuat salad buah yang segar.

3. Minum yogurt

Sudahkah diketahui bahwa yogurt mengandung sekitar 85% air? Selain memberikan asupan cairan bagi tubuh, yogurt juga kaya akan nutrisi, kalsium, dan protein yang sangat baik untuk Anda yang sedang berpuasa. Untuk meningkatkan asupan cairan Anda saat sahur, Anda dapat menambahkan buah-buahan ke dalam yogurt.

Beberapa buah yang dapat ditambahkan ke dalam yogurt untuk sahur antara lain potongan buah-buahan segar seperti pisang, stroberi, kiwi, atau potongan mangga. Tambahkan juga sedikit madu atau kacang-kacangan sebagai tambahan protein dan energi yang dibutuhkan oleh tubuh saat berpuasa. 

Selain itu, yogurt juga dapat dijadikan bahan dasar untuk membuat smoothie yang menyegarkan dan kaya akan nutrisi. Dengan menambahkan bahan-bahan yang sehat dan bergizi ke dalam yogurt, Anda dapat memperoleh asupan cairan dan nutrisi yang cukup untuk membantu menjaga kesehatan tubuh selama berpuasa.